Ketahui Hal Ini Jika Berminat Bisnis Budidaya Hewan Lebah Madu

Ketahui Hal Ini Jika Berminat Bisnis Budidaya Hewan Lebah Madu

Bisnis budidaya hewan saat ini sedang menarik untuk ditelisik. Kebayakan dari bisnis ini menghasilkan keuntungan besar dan terlihat stabil angka permintaannya. Memulai bisnis budidaya hewan memang cukup tricky alias gampang-gampang susah. Namun bukan berarti anda tak bisa mencobanya.

Salah satu bisnis budidaya hewan yang saat ini sedang menjadi tren adalah bisnis budidaya hewan lebah madu. Madu yang dijual dengan sarang madunya makin banyak dijual karena permintaan yang tinggi. Rasa madu dan sarang madu terasa lebih manis dan legit. Selain itu, memakan madu langsung dari potongan sarangnya juga menimbulkan sensasi yang berbeda sehingga disukai konsumen.

Sebelum anda makin tertarik memulai bisnis budidaya hewan lebah madu, ada baiknya jika anda mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu. Simak infonya berikut ini!

Pilih Bibit Lebah Unggul

Budidaya lebah madu tidak hanya membutuhkan koloni atau lebah dalam jumlah yang besar, tapi terlebih dulu mencari bibit lebah madu berkualitas super dan unggul. Jangan lupa kalau kita juga membutuhkan adanya ratu lebah yang menghasilkan telur lebah dalam jumlah banyak.

Ini lah ciri-ciri lebah madu yang baik untuk budidaya:

  • Ratu lebah berusia antara 3 bulan sampai 1 tahun.
  • Telur yang dihasilkan ratu lebah berjumlah banyak.
  • Hasil panen lebih banyak, baik hasil madu, bee pollen, royal jelly, dan propolis.
  • Larva lebah yang dihasilkan lebih segar.
  • Lebah lebih bersikap agresif.

Kolonikan Lebah Madu

Seperti yang kita ketahui, lebah adalah hewan yang hidupnya berkelompok alias berkoloni. Keberlangsungan hidup mereka juga diketuai oleh sang ratu lebah atau induk lebah yang berukuran besar. Setelah memilih bibit unggul, anda harus ternakkan lebah agar menjadi banyak dan bisa berkoloni untuk menghasilkan madu yang banyak. Jika kotak koloni yang sudah lama mulai membentuk madu yang padat, selalu pisahkan dengan koloni baru yang baru memulai pembentukan madu.

Baca juga: Budidaya Hewan Udang Vaname Hasilkan Untung Besar, Berani Coba?

Tempat Budidaya Harus Jauh Dari Keramaian

Lebah memiliki sengat yang siap dikeluarkan ke musuh atau pihak luar yang mengganggu koloninya. Oleh karena itu, area budidaya lebah biasanya berada jauh dari keramaian atau pemukiman warga. Bisnis ini cocok untuk anda yang memiliki tanah di area lahan kosong atau di area dekat hutan. Daerah ini dipilih agar lebah nyaman dengan lingkungan sarangnya yang jauh dari gangguan, serta meminimalisir terjadinya penyerangan lebah ke pemukiman warga.

Cari Pekerja Ahli

Mengelola peternakan lebah tidak bisa diserahkan tugasnya ke sembarang orang. Maka dari itu, pastikan anda merekrut pekerja yang berani dan ahli yang mengerti dalam beberapa hal. Seperti perawatan rumah lebah, pengembalaannya, hingga cara panen.

Pastikan Cara Distribusi

Untuk memasarkan produk budidaya lebah madu, anda bisa menjualnya di toko fisik maupun via online. Peminat produk ini akan tinggi jika anda menjual produk original (bukan madu oplosan), dan menjualnya dalam beberapa bentuk. Di antaranya seperti cairan maju murni kemasan botol, dan madu dalam kotak yang disajikan dengan sarang madunya.

Selain lebah madu, ada pula bebera hewan lain yang bisa anda pertimbangkan untuk bisnis budidaya hewan. Simak infonya di artikel berikut: https://www.cekaja.com/info/ingin-bisnis-ternak-5-hewan-ini-pilihannya/

Tinggalkan Balasan